Cerita Dewasa Adik Ipar Perkosa Aku

Posted by Rena Anas 0 comment
yang ingin coba aku bagi dalam cerita sex kali ini adalah cerita dewasa yang cukup memilukan hati. Aku telah diperkosa oleh adik iparku sendiri. Sebelum memulai cerita seks ini aku perkenalkan namaku Namaku Elly. Usiaku kini 23 tahun. Aku sudah menikah dengan Albert yang kini berusia 25 tahun, dan kini aku adalah seorang ibu muda, dengan seorang anak yang baru berusia 6 bulan yang kami beri nama Michael. Sejak pacaran dan menikah sampai sekarang ini, suamiku sering berpergian ke luar negeri untuk urusan pekerjaan. 

Aku sendiri adalah wanita yang mendapat karunia wajah yang cantik, itu menurut teman temanku. Aku memiliki rambut yang lurus dan panjang sampai sebahu. Tubuhku sudah kembali ramping dan indah seperti pujian suamiku, meskipun aku baru melahirkan setengah tahun yang lalu. Mungkin hal itu karena aku rajin mengikuti senam aerobik, dan memang aku menjaga pola makan supaya badanku tak semakin melar, dan aku sedikit banyak bangga karenanya.

Aku sendiri tidak bekerja di luar, karena suamiku memiliki penghasilan yang lebih dari cukup. Dan memang suamiku ingin aku menjadi ibu rumah tangga yang baik saja, dengan tinggal di rumah untuk merawat anak kami dengan baik. Kehidupan seks kami juga luar biasa. Suamiku adalah lelaki perkasa di tempat tidur, dan aku sungguh menikmati kehidupanku ini. Kini kalau suamiku tak ada di rumah, aku hanya tinggal dengan anakku, juga pembantu kami yang kupanggil bi Iyem, satpam kami yang bernama Adrian, tukang kebun kami yang bernama pak Jono, dan juga sopir kami yang bernama Sarman. Di usiaku yang sekarang ini, nafsu seksku tentu sedang tinggi tingginya. Ditinggal oleh suamiku bekerja seperti ini, kadang aku amat merindukan bermain cinta dengannya. Demikian sekilas tentang keadaanku dan keluargaku.


Hari itu hari Sabtu. Siang hari itu, aku menerima telepon dan aku terkejut dengan berita yang aneh. Aku mendapatkan hadiah sebuah mobil lewat undian sebuah produk. Dan seingatku, aku tak pernah mengikuti prosedur undian itu.


Dengan santai aku berkata, “Pak, terserah bapak mau bicara apa, tapi saya tak akan pernah mentransfer uang apapun untuk pajak atau yang lain”.


Dan orang itu berkata panjang lebar, “Ibu Elly, kami memaklumi kalau ibu berhati hati, memang kami tak menyuruh ibu membayar apapun, karena pajak hadiah ditanggung oleh kami. Kami akan mengantarkan hadiah itu langsung ke rumah ibu sekitar satu jam lagi. Gratis bu, tak dipungut biaya apapun. Ibu boleh mencobanya, kalau ternyata mobilnya bermasalah kami langsung mengganti dengan yang baru. Tapi itu tidak akan terjadi bu, karena kami sudah melakukan More…pemeriksaan terhadap mobil ini”.


Mendengar hal ini, aku hanya bisa mengangkat bahu dan berkata, “Ya terserah bapak. Maaf, dengan bapak siapa saya bicara?”.


Dan orang itu menjawab, “Dengan bapak Anto. Ibu bisa menghubungi kantor kami di nomer *** ****. Aku mengiyakan saja dan kemudian memutus pembicaraan. Dalam hati aku merasa aneh, tapi ya kalau gratis, apa salahnya?


Kulihat sekarang ini adalah jam 1 siang. Aku baru selesai makan siang, maka aku menyusui dan menidurkan anakku, supaya nanti ketika aku pergi aku tak begitu kuatir. Dan memang satu jam kemudian aku mendengar bel rumahku berbunyi, dan ketika aku keluar, aku melihat sebuah mobil Kijang Innova keluaran terbaru, dengan cat yang mulus mengkilap. Di belakangnya berhenti sebuah mobil Kijang pickup. Mungkin untuk mereka yang mengantar mobilku ini pulang nanti. Aku agak terkejut juga, berarti mungkin ini benar. Seseorang turun dari mobil pickup itu, sementara orang yang sudah berdiri di depan pintu rumah menyapaku.


“Bu Elly? Saya Anto”, kata orang yang bernama Anto itu sambil mengulurkan tangannya.


Aku menjabat tangannya dengan sedikit perasaan ragu dan menjawab “Elly”.


Orang itu memang penampilannya rapi. Tapi wajahnya agak seram. Aku mencoba membuang semua pikiran negatif. Dan kemudian orang satunya yang berpenampilan biasa biasa, yang juga berwajah biasa biasa, menjabat tanganku.


“Seto”, katanya.


Aku menjabat tangannya dan menjawab, “Elly”.


Setelah acara kenalan yang menurutku hanya formalitas ini, kami duduk di teras rumah, dan aku disodori formulir yang aku baca di bagian awal dan akhir saja, untuk memastikan aku tak keluar uang apapun untuk mendapatkan hadiah ini. Lalu Anto menawarkan padaku untuk mencoba mobil itu, karena nantinya aku harus mengisi formulir untuk memberikan ‘penilaian’ tentang kondisi mobil itu, sebelum acara serah terima surat kendaraan dilakukan. Aku setuju saja, dan aku menerima kunci mobil itu dari Anto. Aku masuk ke dalam mobil itu, joknya masih terbungkus plastik semua, baunya khas mobil baru. Dan dengan didampingi mereka, aku mulai mencoba mobil itu.


Semua baik baik saja, sampai tiba tiba di sebuah gang yang sepi di dekat rumahku, Anto yang duduk di kursi depan menarik handbrake. Aku terkejut sekali, sampai lupa menginjak pedal kopling dan mesin mobil ini mati. Aku menoleh kepada Anto, tapi belum sempat aku bertanya, dari belakang aku dibekap, oleh Seto tentunya. Kurasakan bau yang menyengat, dan tak lama kemudian semuanya gelap…


Perlahan aku mulai sadar. Aku mengeluh perlahan, ketika aku tak bisa menggerakkan kedua tanganku yang terentang. Sakit rasanya. Aku mulai mencoba mengerti apa yang terjadi pada diriku. Ternyata kedua pergelangan tanganku yang terentang ini, terikat erat pada semacam pilar di ruangan ini. Sedangkan aku sendiri terbaring di atas matras. Yang membuatku tercekat, aku sudah tak mengenakan apa apa lagi selain bra dan celana dalamku. Kakiku memang masih bebas, tapi apa artinya? Aku kini sudah tak berdaya dengan tangan yang terpasung seperti ini. Aku memejamkan mata dan menggigit bibir, tak sanggup membayangkan apa yang akan terjadi padaku. Aku mulai menyesali kebodohanku tadi, mengapa bisa terjebak dengan iming iming hadiah itu.


Tiba tiba pintu ruangan ini terbuka, lalu masuk seseorang yang membuatku ternganga tak percaya pada pengelihatanku.


“Arman?”, seruku tak percaya.


“Halo Elly… lama tak jumpa… bagaimana kabarnya?”, kata Arman dengan senyum yang membuat hatiku dingin seperti disiram air es. Aku takut sekali.


“Arman… apa yang kamu lakukan ini? Ingat Arman, aku ini kakak iparmu. Tolong lepaskan aku..”, aku mencoba menyadarkan Arman walaupun aku tahu ini mungkin sekali merupakan hal yang sia sia.


Aku tahu Arman memang menginginkan aku sejak aku dikenalkan Albert pada keluarganya. Arman adalah adik Albert yang kini berusia 24 tahun. Wajahnya memang cukup tampan. Dan sejak ia mengenalku, ia sudah beberapa kali mencoba mendekatiku, tapi tentu saja aku tak memberinya respon. Suatu hari ketika aku berkunjung ke rumah Albert saat masih tinggal bersama keluarganya, Arman nekat dan nyaris berhasil memperkosaku. Untung saja waktu itu kepulangan Albert menyelamatkanku, dan sejak itu aku tahu aku harus menghindari orang ini. Tapi kini aku sudah jatuh ke dalam tangannya. Tanpa sadar aku bergidik ngeri.


Mendengar kata kataku, Arman hanya tertawa. Ia mendekatiku dan ‘krek…’. Arman merenggut braku hingga tali talinya putus.


“Aduh…”, aku mengeluh perlahan, sedikit sakit rasanya pada bagian tubuhku yang tertekan tali braku saat ditarik Arman. Aku memejamkan mataku erat erat, malu sekali rasanya payudaraku terlihat oleh laki laki lain selain suamiku.


“Elly… Elly… kamu kira aku segoblok itu sudah bersusah payah menjebakmu seperti ini dan melepaskan kamu begitu saja? Hahaha… aku belum gila, Elly”, kata Arman sambil menyeringai mengerikan saat aku menatapnya dengan marah bercampur takut.


“Arman, kamu gila… lepaskan aku!!”, aku mulai panik dan membentaknya.


‘breeet… breeet’… seruanku dijawab Arman dengan merenggut robek celana dalamku, hingga kini aku sudah telanjang bulat.


Aku menjerit kecil. Kini aku hanya bisa memandangi Arman dengan jantung berdebar ketika ia mulai melucuti pakaiannya sendiri. Sesekali aku mencoba meronta, tapi tak ada hasil sama sekali karena aku benar benar tak bisa menggerakkan kedua tanganku yang terentang lebar. Aku tahu, nasib yang buruk akan segera menimpaku, dan perlahan aku mulai menangis.


“Lho sayang… kok nangis sih? Tenang saja, sebentar lagi kamu juga akan keenakan kok”, ejek Arman yang sudah bersiap di selangkanganku.


Aku semakin ngeri, dengan suara gemetar aku memohon, “Arman, tolong jangan begini… aku ini kakakmu… kakak iparmu… masa kamu tega berbuat begini padaku…”.


Arman tertawa sinis dan berkata dengan suara kasar, “Diam Elly. Kamu telah merendahkanku. Kamu selalu menolakku. Kamu tak pernah menghargai aku”.


Aku sadar kalau aku memang selalu menjaga jarak dengannya, karena aku merasa ia berbahaya. Dan kini memang semuanya terbukti kan?


Dan sambil merenggangkan kedua pahaku lebar lebar, Arman melanjutkan, “Kamu tak pernah mau aku ajak pergi makan berdua. Kamu anggap aku tak layak pergi berdampingan bersamamu. Benar benar perempuan sombong! Karena itu sekarang rasakan pembalasanku!”.


Berkata begitu, Arman menempelkan kepala penisnya ke bibir liang vaginaku. Aku makin panik dan berusaha menggerakkan pinggulku menghindari hunjaman penis Arman saat Arman mulai memajukan pinggulnya.


Berhasil, penis itu tak sampai melesak masuk menerobos liang vaginaku.


Tapi rupanya Arman marah dengan perbuatanku, ia menamparku dengan keras, hingga aku mengaduh dan menangis kesakitan.


“Jangan coba coba lagi Elly, atau nanti kamu akan kuberikan pada dua kacungku di depan itu!”, ancam Arman dengan suara yang mengerikan.


Mendengar hal itu aku langsung melemas dan pasrah, di sela tangisanku, aku hanya bisa mengumpat getir, “Kamu gila.. Arman”.


Arman hanya tertawa dan aku hanya bisa membiarkan kepala penis Arman menemukan bibir liang vaginaku, dan sesaat kemudian aku mengerang kesakitan saat liang vaginaku tertembus oleh batang penis Arman.


Aku mulai menangis saat Arman memompa liang vaginaku. Walaupun aku sudah pernah melahirkan, tapi berkat senam dan ramuan khusus, liang vaginaku kembali menyempit. Konsekuensinya, kini aku merasa kesakitan karena liang vaginaku dipompa penis Arman yang cukup besar.


Aku memalingkan mukaku supaya tak melihat wajah Arman yang kesenangan karena berhasil mendapatkan tubuhku. Ia meremasi kedua payudaraku dengan gemas, seolah melampiaskan segala nafsunya yang tak kesampaian untuk menikmati tubuhku sejak dulu. Sedangkan aku sendiri hanya bisa terus menggeliat kesakitan.


“Elly… punyamu enaak”, erang Arman dengan tatapan penuh gairah padaku sambil terus menggenjotku.


Ingin aku menamparnya, tapi kedua tanganku tak bisa kugerakkan. Aku hanya bisa merelakan liang vaginaku ditembusi oleh laki laki yang harusnya memperlakukanku sebagai kakak iparnya. Tapi Arman memang sudah kesetanan, ia mulai mencumbuiku dengan sangat bernafsu. Bibirku dilumatnya dengan ganas, sementara kedua payudaraku diremasnya dengan kuat.


Perlahan aku mulai terangsang karena perbuatan adik iparku ini, rasa terhina karena diperkosa mulai berganti dengan rasa nikmat yang melanda selangkanganku dan juga sekujur tubuhku.


Rupanya vaginaku sudah mampu beradaptasi dengan ukuran penis Arman yang tadinya terasa begitu menyesakkan. Aku malu sekali, ingin rasanya aku menyembunyikan wajahku yang terasa panas ini. Tapi tentu saja hal itu tak bisa kulakukan, maka aku hanya bisa pasrah namun mati matian berusaha menahan diri supaya tak kelihatan menikmati hal ini.


Tapi sayangnya, tubuhku terlalu jujur, perlahan tanpa mampu kucegah, pinggangku terangkat saat aku menahan nikmat yang luar biasa. Kurasakan penis Arman melesak begitu dalam ketika ia menghunjamkan kuat kuat kedalam liang vaginaku, membuatku menggeliat keenakan seperti cacing kepanasan.


Arman tertawa sinis dan mulai menghinaku, “Ternyata kamu menikmati punyaku juga Elly. Makanya kamu jadi cewek jangan sok suci.. hahaha.. kalau sudah kemasukan gini, toh kamu keenakan juga..”.


Sambil menghinaku Arman terus memompa liang vaginaku dengan gencar. Aku sudah tak tahu apa yang harus kulakukan, karena perlahan tapi pasti aku sedang diantar menuju orgasme.


“Arman… oohh… sudaah… ampuuun… ennngghh”, aku mulai mengerang dan melenguh.


“Kenapa El? Enak ya?”, ejek Arman dan malah makin gencar memompa liang vaginaku.


“Kamu…”, aku tak bisa menjawab, tubuhku menggigil, selangkanganku serasa akan meledak.


Aku terus mengerang dan melenguh, sampai akhirnya aku mengejang hebat, kepalaku terlempar ke sana kemari karena aku menggelepar dihantam badai orgasme ini.


“Oh Elly… kamu cantik sekali kalau seperti ini”, desah Arman yang tak menunjukkan tanda tanda akan orgasme, sementara aku sendiri sedang menderita dalam kenikmatan orgasme yang berkepanjangan ini, dan nikmatnya selangkanganku yang terus dipompa Arman semakin menjadi jadi.


Namun rasa ngilu mulai menghampiri liang vaginaku, dan makin lama rasa itu makin menderaku.


Aku sudah tak kuat lagi, dan berteriak “Armaaan… aaaaah… hentikaaaan… amppuuuun…”.


Ia benar benar perkasa seperti suamiku, hanya saja suamiku lebih pengertian, membiarkanku beristirahat kala aku mengalami orgasme. Sedangkan Arman sama sekali tak memperdulikan keadaanku, ia hanya mencari kenikmatannya sendiri.


Aku makin menderita dalam kenikmatan ini, rasanya tulang tulang di dalam tubuhku terlepas semua dari sambungannya, sementara tubuhku meliuk liuk dan menggelepar terhempas badai orgasme yang terus menerus ini. Entah cairan cintaku sudah membanjir berapa banyak, aku mulai pening dan tak mampu mengerang lagi. Dengan kejam Arman terus memompa liang vaginaku, sampai akhirnya ruangan ini rasanya berputar, semuanya gelap…


Ketika aku mulai sadar, kurasakan kedua puting susuku seperti ada yang mengulum dan menyedoti dengan kuat. Vaginaku masih terasa sedikit sakit, tapi sudah tak terasa sesak, artinya Arman sudah selesai memompa liang vaginaku. Becek sekali rasanya liang vaginaku, aku tahu si brengsek itu pasti mengeluarkan spermanya di dalam sana. Untungnya aku sedang dalam masa tidak subur, jadi aku tak perlu takut hamil. Tapi kini aku sadar, ada dua orang sekaligus yang mengulum puting susuku, yang berarti ada orang lain selain Arman. Dan aku mulai mengenali mereka berdua ini, bahkan Arman bukan salah satu dari mereka. Ternyata Anto dan Seto yang kini sedang menyusu pada kedua payudaraku.


“Jangaaaan”, aku menjerit ngeri.


Aku tak bisa berbuat apa apa, kedua tanganku yang terentang ini tak bisa kugerakkan sedikitpun, sementara mereka berdua dengan santai meneruskan perbuatan mereka.


“Lepaskan aku… Armaaan kamu bajingaaaan…”, aku mengumpat dalam keputus asaanku.


Dan kudengar tawa yang membuatku bergidik ngeri. Kemudian aku melihat Arman masuk, dan memegang handycam.


Ia merekamku! Merekamku yang sedang pasrah tak berdaya saat kedua puting susuku disedot oleh kedua kacungnya.


“Biadab kamu Arman… Kamu kan sudah janji..”, aku langsung terdiam.


Bajingan ini memang tak pernah berjanji apa apa.


“Kenapa Elly? Kok diam? Apa aku salah? Aku memang tak pernah berjanji kalau kamu tak akan kuberikan pada mereka bukan? Hahahaha…”, Arman tertawa dengan memuakkan.


Aku hanya bisa menangis. Habislah aku, aku sudah dalam cengkeraman Arman sepenuhnya. Entah seperti apa nasibku di hari hari berikutnya. Sementara kedua kacung Arman ini tertawa senang, dan mereka kembali mencucup kedua puting susuku dengan bersemangat, tak lupa tentunya mereka juga meremasi payudaraku.


Beberapa saat kemudian, dengan gaya yang menjijikkan, mereka membuka mulut mereka yang penuh air susuku ke arah kamera.


“Wow.. air susu Elly”, kata Arman sambil menyorot mulut kedua kacungnya.


Kedua orang itu menelan air susuku.


“Bagaimana rasanya Anto? Seto? Enak tidak?”, tanya Arman penasaran.


“Gurih abis bos, susu amoy gini”, kata Anto.


“Lebih enak dari susu sapi”, sambung Seto.


Kurang ajar sekali mereka ini. Dan Arman kelihatannya penasaran, lalu ia menaruh handycamnya.


“Aku juga ingin coba”, gumannya.


Ia mendekati payudaraku, dan setelah memberikan beberapa jilatan yang membuatku mau tak mau merasa terangsang, tiba tiba ia sudah mencucup puting susuku. Beberapa sedotan dilakukannya, sementara aku hanya bisa mendesah keenakan.


“Bos, susunya diremas”, kata Anto.


“Bisa tambah banyak keluarnya”, Seto menyambung.


Maka Arman menyedot puting susuku sambil meremasi payudaraku. Aku sedikit menggeliat kesakitan. Ia terus melakukannya sampai puas, sementara aku hanya bisa menggigil menahan nikmat.


“Susu yang enak, Elly”, kata Arman dengan nada puas.


“Nanti aku minta lagi”, sambungnya sambil kembali mengambil handycamnya.


“Lanjutkan”, perintah Arman pada Anto dan Seto.


Mereka berdua yang sudah melepaskan semua baju mereka hingga telanjang bulat selagi menunggu Arman mencicipi susuku. Mereka tentu saja kembali mengerubutiku dengan kesenangan.


Handycam itu kembali merekamku. Kini Anto dan Seto berniat memuaskan diri mereka sendiri, bisa terlihat dari mereka mengocok penis mereka sendiri untuk makin menegangkan ereksi penis mereka. Melihat ukuran penis mereka berdua ini, aku makin ngeri. Baik panjang maupun diameternya semuanya lebih dari ukuran milik Arman.


Aku berusaha mematikan semua perasaanku. Kini aku digumuli oleh dua kacung si Arman. Kedua pahaku dilebarkan oleh Anto. Aku masih terlalu lemas untuk mencoba menghindar.


Akibatnya, bless… kembali liang vaginaku tertusuk oleh sebatang penis.


Aku menggigit bibir, menahan segala perasaan malu dan sakit ini, air mataku terus mengalir. Handycam yang dipegang Arman terus menyorot ke arah vaginaku yang sedang dipompa oleh Anto. Mukaku rasanya panas sekali membayangkan aku sedang membintangi film porno amatir ini.


Perlahan Arman mengarahkan sorotan handycamnya ke arah tubuhku bagian atas, dan sempat berhenti agak lama ketika menyorot kedua payudaraku. Seto sempat meremasi kedua payudaraku dan semua itu disorot oleh Arman. Sementara itu tubuhku harus terus menggeliat karena menerima rangsangan dua orang sekaligus. Liang vaginaku dipompa dengan gencar oleh Anto sementara kedua payudaraku diremas dengan gemas oleh Seto. Aku sendiri antara mendesah keenakan dan merintih kesakitan. Liang vaginaku masih belum beradaptasi sepenuhnya dengan ukuran penis Anto, tapi sudah mendatangkan nikmat yang membuatku serasa melayang.


“Sudah… hentikaaan…”, aku mengerang dan mulai menggelepar, karena kurasakan liang vaginaku kembali ngilu dipompa segencar itu.


Anto sendiri kelihatannya sudah akan berejakulasi, tubuhnya bergetar hebat saat menggenjotku, dan tak lama kemudian ia mengerang panjang dan meneriakkan namaku, “Ooouuuhhh… bu Ellyyy…”.


Tubuhnya berkelojotan di atasku, dan kurasakan penisnya berdenyut keras di dalam sana. Beberapa semprotan lahar panas kurasakan membasahi liang vaginaku, dan Arman segera bergerak ke tempat yang bagus untuk menyorotan handycamnya ke arah vaginaku. Kurasakan Anto mencabut penisnya perlahan, dan Arman terus menyorot daerah vaginaku, aku malu sekali. Gejolak yang sempat membuatku hampir orgasme kini mereda. Tapi gilanya, si Seto langsung bersiap menggilirku, ia sudah mengarahkan penisnya ke liang vaginaku. Aku memang tak bisa apa apa, hanya bisa menggigit bibir saat kurasakan liang vaginaku tertusuk oleh penisnya Seto. Hanya saja sekarang rasanya tak begitu sakit, dan setelah beberapa genjotan, Arman menyorot mukaku, karena si Anto sudah menempelkan penisnya ke mulutku.


“Elly, ayo kulum”, perintah Arman.


Aku hanya bisa menurut, toh aku sudah tak ada gunanya lagi membantah. Daripada aku mendapat tamparan atau siksaan lain, aku lebih baik mengikuti kemauan bedebah ini. Perlahan kubuka mulutku, dan penis Anto yang masih belepotan sperma dan cairan cintaku, menerjang masuk ke dalam mulutku. Rasanya amis dan asin, membuatku ingin muntah. Tapi aku berusaha tak memikirkan rasanya, dan ingin cepat menyelesaikan tugasku. Aku terus mengulum penis si Anto ini, kubersihkan cepat cepat dan kutelan semua sisa spermanya dan cairan cintaku sendiri. Anto yang sudah tak tahan mengerang panjang dan menarik penisnya dari mulutku.


Penderitaanku belum selesai.


“Buka mulutmu, Elly”, perintah Arman sambil menyorotkan handycamnya ke mulutku.


“Perlahan!”, perintahnya lagi.


Aku mulai membuka mulutku perlahan, dan Arman terus menyorot mulutku.


“Bagus”, katanya dengan puas.


Aku malu sekali, pasti aku terlihat layaknya seorang wanita nakal dalam handycam itu. Tak lama kemudian tubuhku terguncang guncang, rupanya Seto mulai menikmati liang vaginaku. Dengan bersemangat ia menggenjot liang vaginaku, sementara aku tak tahu bagaimana sekarang raut wajahku saat menahan malu dan nikmat dan disorot oleh handycam milik Arman. Panas sekali wajahku rasanya, untungya Arman kemudian ganti menyorot tubuhku bagian bawah. Kini aku tinggal memusatkan perhatianku pada si Seto.


Diam diam aku melakukan gerakan kegel, sejenis gerakan menahan buang air kecil, sambil pura pura merintih keenakan, supaya Seto cepat ejakulasi dan semua ini segera berakhir. Sesuai harapanku, tak lama kemudian Seto yang terangsang habis habisan, melolong lolong dan meneriakkan namaku.


“Aaaaarrrrghh… Bu Ellyyyyy…”, jeritnya dan kemudian ia menarik penisnya, tentu saja setelah di dalam sana liang vaginaku dibasahi lahar panasnya.


Arman dengan giat terus menyorot liang vaginaku yang tentunya tak mampu menampung sperma kedua pemerkosaku ini. Jari tangannya ditusukkan ke liang vaginaku mengorek sisa sperma Anto dan Seto. Seto sendiri segera beranjak ke arah wajahku, aku tahu ia hendak menagih jatah servis oral dariku.


Seperti tadi, Arman yang buru buru mengarahkan handycamnya ke wajahku memberikan instruksi instruksi padaku hingga membuatku kembali terlihat seperti pelacur. Tapi aku hanya bisa menurutinya, walaupun dengan hati pedih.


Setelah semua selesai, Arman mematikan handycamnya.


“Arman, sudah, lepaskan aku… please”, aku memohon.


Tapi Arman tak menjawab, malah ia dengan bernafsu melihat ke arah payudaraku.


Aku langsung tersadar dan teringat keinginan Arman tadi, yaitu ingin merasakan air susuku lagi.


Dan memang benar, Arman segera melumat puting susuku, ia menyedot susuku sepuas puasnya. Aku mendesah keenakan, memang rasanya nikmat sekaligus amat merangsangku. Aku menggigit bibir, apalagi Anto ikutan melakukan hal yang sama pada puting susuku yang sebelah. Kini dua orang dewasa menyusu pada kedua payudaraku seperti bayi, dan aku hanya bisa memejamkan mata berharap mereka segera selesai.


Aku melamunkan suamiku… maafkan aku Albert… aku bahkan sempat orgasme ketika diperkosa adikmu…


Tak terasa sampai si Seto juga sudah puas menyusu, dan akhirnya ikatanku dilepaskan. Lega rasanya, walaupun terasa sakit pada bekas ikatan di kedua pergelangan tanganku. Aku duduk dan mengurut kedua pergelangan tanganku, dan aku memandang Arman dengan benci sekaligus takut, karena dengan rekaman handycam itu, ia pasti akan menggunakannya untuk mengancamku agar menurutinya kelak kalau ia menginginkan tubuhku lagi. Ia tersenyum dengan penuh kemenangan ketika bersama dua kacungnya melihat hasil rekaman film porno tadi.


Aku malu sekali, dan aku mencari cari pakaian luarku yang ternyata berserakan tak jauh dari tempat aku digangbang tadi.


“Sudah puas kalian?”, bentakku dengan jengkel dan menahan tangis.


Aku memakai pakaianku tanpa bra dan
celana dalam. Keduanya memang sudah tak bisa aku pakai karena tadi direnggut paksa dari tubuhku hingga robek. Mereka tertawa tawa dan beberapa saat lamanya mereka menonton rekaman pemerkosaan terhadap diriku, kemudian Arman mematikan handycamnya. Ia menghampiriku dan tiba tiba melumat bibirku.

Aku menarik wajahku ke belakang untuk melepaskan diri dari ciumannya, lalu aku menamparnya, keras sekali.


“Bajingan kamu Arman! Kamu tega sekali melakukan ini semua… sekarang antarkan aku pulang!”, kataku lirih, sambil menangis.


Arman mengelus pipinya yang baru kutampar keras itu dan memandangku dengan aneh. Aku bergidik ditatap oleh Arman seperti itu. Lalu Arman melangkah ke arah luar diikuti oleh kedua kacungnya. Aku mengikuti mereka, dan dengan tegang aku masuk ke dalam mobil Kijang Innova pembawa petaka itu. Aku duduk di kursi penumpang depan, Arman yang menyetir, sementara Anto dan Seto duduk di belakang.


Dalam perjalanan, kami semua diam, sedangkan aku sendiri dalam ketegangan yang luar biasa, karena aku berada semobil dengan para pemerkosaku. Tapi untungnya mereka tak melecehkanku lebih lanjut, dan mobil sialan ini mengarah ke rumahku.


Ketika aku turun dari mobil, aku mendengar Arman berkata, “Elly, sampai ketemu lagi, kapan kapan kita main main lagi ya”.


Dengan muak aku membanting pintu mobil, dan aku segera masuk ke dalam rumah sambil menahan tangis.


Aku segera melihat anakku. Agak lega melihatnya masih tertidur pulas.


Aku segera mandi dan keramas, membersihkan tubuhku yang sudah ternoda oleh adik iparku yang bejat itu, yang tega menyerahkanku pada dua kacungnya. Aku memang rindu bermain cinta, tapi itu adalah dengan suamiku sendiri, bukan dengan Arman, bukan dengan mereka ini. Apalagi diperkosa seperti tadi, sakit sekali hatiku rasanya. Tanpa sadar aku kembali menangis.


Aku tahu hari ini adalah hari pertama aku mengalami penghinaan seperti ini, dan ini bukan hari terakhir.


Terbukti dua hari kemudian, aku mendapat kiriman DVD dari Arman, yang berisi rekaman pemerkosaan terhadap diriku oleh dua kacungnya itu, dengan sebuah surat bertuliskan “Elly, lain kali kita bermain tanpa ikatan pada kedua tanganmu… kamu pasti akan lebih menikmatinya”.

Baca Selengkapnya ....

Cerita Dewasa Akibat Cukur Bulu Kemaluan

Posted by Rena Anas 0 comment

Untuk membentuk agar bulu kemaluanku tumbuh dengan rapih, suatu hari timbul niat isengku untuk mencukur total. Kusiapkan alat-alat dahulu sebelum kumulai aksinya. Mulai dari gunting, kaca cermin, lampu duduk, dan koran bekas untuk alas agar bekas cukuran tidak berantakan kemana-mana. Kupasang cermin seukuran buku tulis tepat di depan kemaluanku untuk melihat bagian bawah yang tidak terlihat secara langsung. Tidak lupa pula kunyalakan lampu duduk di antara selangkanganku. Kumulai pelan-pelan, kugerakkan pisau cukur dari atas ke bawah.

Baru mulai aku menggoreskan pisau cukur itu, aku dengar suara langkah masuk ke kamarku, segera aku lihat bayangan di kaca buffet, tidak jelas benar, tapi aku bisa menebaknya bahwa dia adalah si Eni, kemenakan dari ibu kost.

Aku bingung juga, mau membereskan perangkat ini terlalu repot, tidak sempat. Memang aku melakukan kesalahan fatal, aku lupa mengunci pintu depan ketika kumulai kegiatan ini. Akhirnya dalam hitungan detik muncul juga wajah si Eni ke dalam kamarku. Dalam waktu yang singkat itu, aku sempat meraih celana dalamku untuk menutupi kemaluanku. Sambil meringis berbasa-basi sekenanya.
"He... he... ada apa En..?" sapaku gelagapan.
"Eh, Mas Adi lagi ngapain..?" kata Eni yang nampaknya juga sedang menyembunyikan kegugupannya.

Si Eni memang akrab dengan saya, dia sering minta bimbingan dalam hal pelajaran di sekolahnya. Khususnya pada mata pelajaran matematika yang memang menjadi kegemaranku. Eni sendiri masih sekolah di SMU. Berkata jorok memang sering kami saling lakukan tetapi hanya sebatas bicara saja. Apalagi Eni juga menanggapinya, dengan perkataan yang tidak kalah joroknya. Tapi hanya sebatas itulah.

Kembali pada adegan tadi, dimana aku tengah kehabisan akal menanggapi kehadirannya yang memergokiku sedang mencukur bulu kemaluan. Akhirnya kubuka juga kekakuan ini.
"Enggak apa-apa En, biasa... kegiatan rutin."
"Apaan sih..?"
"Eni sudah berusia 17 tahun belum..?"
"Emangnya kenapa kalau udah..?" kata Eni masih berdiri dengan canggung sambil terus menatapku dengan serius.
"Gini En, aku khan lagi nyukur ini nih, aku minta tolong kamu bantuin aku. Soalnya di bagian ini susah nyukur sendiri..." kataku sambil kuulurkan pisau cukur padanya.
"Mas Adi, ih..!" tapi ia terima juga pisau cukurnya, sambil duduk di dekatku.
Aku angkat celana yang tadi hanya kututupkan di atas kemaluanku.

"Eni tutup dulu pintunya yach Mas..?"
Dia menutup pintu depan dan pintu kamar. Sebenarnya masih ada pintu belakang yang langsung menuju ke dapur rumah induk. Namun pada jam segini aku yakin bahwa tidak ada orang di dalam. Selesai Eni menutup pintu, dia agak kaget melihat kemaluanku terbuka, sambil menutup mulutnya ia meminta agar aku menutupnya.
"Tutup itunya dong..!" katanya dengan manja.
Aku katupkan kedua pahaku, batang kemaluanku aku selipkan di antaranya, sehingga tidak terlihat dari atas, sedangkan bulunya terlihat dengan jelas.
"Nah begini khan nggak terlihat..." kataku, dan Eni nampaknya setuju juga.

Eni ragu-ragu untuk melakukannya, namun segera aku yakinkan.
"Nggak apa-apa En, kamu khan sudah 17 tahun, berarti sudah bukan anak-anak lagi, lagian khan cuman bulu, kamu juga punya khan, udah nggak apa-apa. Nanti kalau aku sakit, aku bilang deh.."
"Bukannya apa-apa, aku geli hi.. hi.." sambil cekikikan.
Dengan super hati-hati dia gerakkan juga pisau cukur mulai menghabisi bulu-bulu kemaluanku. Karena terlalu hati-hatinya maka ia harus melakukannya dengan berulang-ulang untuk satu bagian saja.

Sentuhan-sentuhan kecil tangannya di pahaku mulai menimbulkan getaran yang tidak bisa kusembunyikan. Dan ini membuat kemaluanku semakin tegang, tidak hanya itu, hal ini juga menyebabkan siksaan tersendiri. Dengan posisi tegang dan tercepit di antara pahaku menjadikan kemaluanku semakin pegal. Sampai akhirnya tidak bisa kutahan, kukendorkan jepitan kedua pahaku, sehingga dengan cepat meluncurlah sebuah tongkat panjang dan keras mengacung ke atas menyentuh tangan Eni yang masih sibuk mempermainkan pisau cukurnya.

Begitu tersentuh tangannya oleh benda kenyal panas kemaluanku, dia kaget dan hampir berteriak.
"Oh, apa ini Mas..? Kok dilepas..?" katanya gugup ketika menyadari bahwa batang kemaluanku lepas dari jepitan dan mengarah ke atas.
"Iya En. Habis nggak tahan. Nggak apa-apa deh, dihadapan cewek harus kelihatan lebih gagah gitu.."
"Mas Adi sengaja ya..?"
"Suer.., ini cuma normal."

Eni masih memperhatikan kemaluanku yang sudah besar dan kencang dengan wajah yang sulit digambarkan. Antara takut dan ingin tahu. Lalu dia raih kain yang ada di dekatku untuk menutupinya.
"Kenapa ditutup En..?"
"Aku takut, abis punya Mas Adi besar banget.""Emangnya Eni belum pernah melihat kemaluan laki-laki..?" tanya saya.
Eni diam saja, tapi digelengkan kepalanya dengan lemah.
"Ayo deh diteruskan," bisikku.
Kali ini Eni menjadi super hati-hati mencukurnya. Mungkin takut tersentuh kemaluanku. Sedangkan aku sangat ingin tersentuh olehnya. Tapi aku khawatir dia semakin takut saja. Akhirnya kubiarkan saja dia menyelesaikan tugasnya dengan caranya sendiri.

Akhirnya harapanku sebagian terkabul juga. Ketika Eni mulai mencukur bulu bagian samping kemaluanku, mau tidak mau dia harus menyingkirkan kemaluanku.
"Maaf ya Mas..!" dengan tangan kirinya ia mendorong kemaluanku yang masih tertutup kain bagian atasnya ke arah kiri, sehingga bagian kanannya agak leluasa. Untuk lebih membuka areal ini, aku rebahkan tubuhku dan kubentangkan sebelah kakiku.

Eni dengan sabar memainkan pisau cukurnya membersihkan bulu-bulu yang menempel di sekitar kemaluanku, nafasnya mulai memburu, dan kutebak saja bahwa dia juga sedang horny. Walaupun masih dengan ragu-ragu dia tetap memegang kemaluanku. Didorong ke kiri, ke kanan, ke atas dan ke bawah. Aku hanya merasakan kenikmatan yang luar biasa. Tanpa kusadari kain penutup kepala kemaluanku sudah tersingkap, dan ini nampaknya dibiarkan saja oleh Eni, yang sekali-kali melirik juga ke arah kepala kemaluanku yang mulus dan besar itu.

Lama-kalamaan, Eni semakin terbiasa dengan benda menakjubkan itu. Dengan berani, akhirnya dia singkapkan kain yang menutup sebagian kemaluanku itu. Dengan terbuka begitu, maka dengan lebih leluasa dia dapat menyantap pemandangan yang jarang terjadi ini. Aku diam saja, karena aku sangat menyukainya serta bangga mendapat kesempatkan untuk mempertontonkan batang kemaluanku yang lumayan besar.

"Udah bersih Mas..."
Kulihat kemaluanku sudah pelontos, gundul. Wah, jelek juga tanpa bulu, pikirku.
"Di bawah bijinya udah belum En..?" aku pura-pura tidak tahu bahwa di daerah itu jarang ada bulu.
Lalu dengan hati-hati ia sigkapkan kedua bijiku ke atas. Uh, rasanya enak sekali.
"Udah bersih juga Mas..." ia mengulanginya.
Katanya datar saja. Menandakan bahwa hatinya sedang ada kecamuk. Aku tarik lengannya, dan dengan sengaja kusenggol payudaranya, dan kukecup keningnya.
"Terima kasih ya En..!"

Tanpa kusadari, sejak dia memberanikan diri mencukur bulu kemaluanku tadi, buah dadanya yang berukuran sedang terus menempel pada dengkulku. Begitu kukecup keningnya, dia diam saja, mematung sambil menundukkan mukanya. Lalu kuangkat dagunya dan kucium bibirnya, kupeluk sepuas-puasnya. Keremas paudaranya dan nafasnya makin memburu. Aku raih kemaluannya tapi dia diam saja, kuselipnkan satu jarinya dari sela-sela celana dalamnya. Wah, ternyata sudah basah bukan main. Namun Eni segera terkejut, dan melepaskan diri dariku. Disun pipiku, dan dia segera lari ke rumah induk lewat pintu belakang.

Aku benar-benar puas, kupandangi tampang kemaluan gundulku yang masih tegak.
"Suatu saat nanti engkau akan mendapat bagiannya..." kataku dalam hati.

Sejak peristiwa itu, kami memang tidak pernah bertemu dua mata dalam suasana yang sepi. Selalu saja ada orang lain yang hilir mudik di kamarku. Sampai akhirnya liburan datang dan kami semua masing-masing pulang kampung untuk beberapa waktu. Liburan sekolah sudah selesai, Eni sudah datang lagi setelah berlibur ke rumah orang tuanya di Tabanan, Bali. Begitu juga aku yang datang sebelum masa kuliahku dimulai.

Waktu itu hujan deras. Eni masih berada di kamarku (suasananya sepi karena tidak ada orang sama sekali, termasuk di rumah induk) untuk minta bimbingan atas pelajarannya. Begitu selesai, Eni menyandarkan tubuhnya ke dadaku sambil berkata.
"Mas, itunya sudah tumbuh lagi belum..? Hi... hi..." sambilnya ketawa cekikikan.
"Oh, itu..? Lihat aja sendiri." sambil kupelorotkan celana pendekku sampai lepas, dan kemaluanku yang masih lunglai menggantung.
"Mas Adi ih, ngawur..." katanya.
Tapi walaupun demikian, ia santap juga pemandangan itu sambil menyibakkan sebagian T-Shirt-ku yang menutupi daerah itu. Bulu-bulu yang sudah rapih memenuhi lagi sekitar kemaluanku, segera terlihat dengan jelas.

"Nah, begitu khan lebih oke..." katanya.
"Aku kapok En, nggak mau nyukur plontos lagi."
"Kenapa Mas..?"
"Waktu mau numbuh. Bulunya tajam-tajam dan itu menusuk batangku."
"Habis Mas Adi sukanya macem-macem sih..!" sambil terus memandang kemaluanku yang masih tergantung lunglai, "Mas, kok itunya lemes sih..?"
"Iya En, sebentar juga gede, asal diusap-usap biar seneng."
"Ah Mas Adi sih senengnya enak terus."
Walaupun berkata seperti itu, mau juga Eni mulai memegang kemaluanku dan digerak-gerakkan ke kanan dan ke kiri. Membuat batang kemaluanku semakin besar, keras dan mengacung ke atas. Eni makin menyandarkan kepalanya ke dadaku. Dan langsung saja saya peluk dia, sedemikian rupa hingga payudaranya tesentuh tangan kiriku. Rupanya Eni tidak pakai BH, sehingga kekenyalan payudaranya langsung terasa olehku. Kupermainkan payudaranya, aku pencet, menjadikan Eni terdiam seribu bahasa tetapi nafasnya semakin cepat. Demikian pula Eni dengan hati-hati memainkan kemaluanku , masih terus dibolak-balik, ke kanan dan ke kiri.

Aku cium bibir Eni, dan dia menanggapinya dengan tidak kalah agresifnya. Barangkali inilah suatu yang ditungu-tunggu. Aku lepas blouse-nya, dan payudaranya yang masih kencang dan mulus dengan putingnya yang kecil berwarna coklat muda segera terpampang dengan jelas. Karena tidak tahan, aku langsung menciuminya. Hal ini menjadikan Eni semakin menggeliatkan tubuhnya, tandanya dia merasa nikmat. Aku ikuti dia ketika dia mambaringkan tubuhnya di tempat tidur. Aku hisap-hisap putting payudaranya, sementara rok dan celananya kupelorotkan. Eni setuju saja, hal ini ditunjukkan dengan diangkatnya pantat untuk memudahkanku melepaskan pakaian yang tersisa.

Begitu pakaian bagian bawah terlepas, segera tersembul bukit mungil di antara selangkangannya, rambutnya masih jarang, nyaris tidak kelihatan. Sekilas hanya terlihat lipatan kecil di bagian bawahnya. Pemandangan ini sungguh membuat nafsuku semakin memuncak. Begitu kuraba bagian itu, terasa lembut. Makin dalam lagi barulah terasa bahwa dia sudah banyak berair. Eni masih merem-melek, tangannya tidak mau lepas dari kemaluanku. Begitu pula ketika kulepas pakaianku. Tangan Eni tidak mau lepas dari alat vitalku yang semakin keras saja.

Begitu aku sudah dalam keadaan bugil, aku kembali mempermainkan kemaluannya, ketika jari tengahku mau memasuki vaginanya yang sudah banjir itu. Pinggulnya digoyangkannya tanda mengelak, aku hampir putus asa.
Tetapi kudengar suara manjanya, "Jangan pakai tangan Mas. Pakai itu saja." sambil menarik-narik alat vitalku ke arah vaginanya.

Aku segera mengambil posisi. Tangan lembutnya membimbingnya untuk memasuki arah yang tepat. Kugosok-gosokkan sebentar di bibir vaginanya yang berlendir itu. Rasanya nikmat sekali. Setelah kurasa tepat berada di ambang lubangnya, aku dorong sedikit, agar bisa memasukinya. Tapi nampaknya tidak mau masuk. Aku coba sekali lagi, tidak mau masuk juga.
"Kamu masih perawan En..?" akhirnya aku tanya dia.
Diantara jelita dan wajahnya yang sudah seperti tidak sadar itu, aku lihat kepalanya menggeleng dan itu adalah suatu jawaban.

Usaha menembus lubang kenikmatan itu aku tunda dulu. Operasiku berpindah dengan memagut-magut seluruh tubuhnya. Eni semakin terengah-engah menerima perlakuanku. Erangan-erangan yang terkesan liar semakin membuatku bernafsu. Aku kecup putingnya, perutnya, dan pahanya. Ketika aku mengecup pahanya, sepintas aku lihat vaginanya menganga, semburat warna merah tua yang licin sungguh menarik perhatianku. Jilatanku makin dekat ke arah vaginanya. Begitu lidahku menyentuh bibir kemaluannya, Eni berteriak kelojotan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Aku semakin bersemangat menjilatinya.

Setelah kurasa jenuh, dan kehabisan variasi menjilati vaginanya. Kembali kuarahkan kemaluanku ke arah barang yang paling dilindungi wanita ini. Kembali tangan Eni membimbing kemaluanku. Setelah tepat di depan gerbang kenikmatan, aku dorong sedikit.
"Bless..."
Kepala kemaluanku bisa masuk sedikit, Eni meringis, tapi terus menekan bokongku. Maksudnya, jelas agar aku masuk lebih banyak lagi. Aku dorong lagi, tetapi lubangya terlalu sempit. Walaupun hanya kepala saja yang masuk, tetapi aku berusaha memaju-mundurkan, agar gesekan yang nekmat itu terasa. Setelah beberapa kali aku memaju-mundurkan, sekali lagi aku dorong lebih dalam lagi. Berhasil..! Kini kemaluanku sudah sepertiga berada di dalamnya. Aku berusaha sabar, aku gerakkan maju mundur lagi. Setelah beberapa kali, aku mendorong lagi. Begitulah kulakukan berulang-ulang sampai semua kemaluanku tertelan dalam remasan vaginanya. Kudiamkan untuk sesaat di dalam, kurasakan denyutan-denyutan yang sangat nikmat yang membuat seluruh tubuhku mengejang. Kugerakkan lagi bokongku dengan arah maju-mundur. Tanpa kusangka, Eni menjerit sambil mengejang.

"Terus Mas... terus Mas... aku sampaaiii... ouh... ouh..." jeritan itu lumayan keras.
Aku segera tutup mulutnya dengan bibirku. Bersamaan dengan itu, kemaluanku terasa diremas-remas. Ujung kemaluanku seakan menyentuh dinding yang membuatku merasa geli bukan main. Akhirnya aku tidak tahan juga untuk mengeluarkan spermaku ke dalam liang kewanitaannya. Beberapa semprotan agaknya semakin menjadikan Eni semakin liar dan semakin meregangkan tubuhnya. Kami orgasme bersama-sama, dan itu sangat meletihkan. Dan aku tidak ingin cepat-cepat melupakan fantasi yang hebat itu. Kami tertidur untuk beberapa waktu.

Begitu aku bangun, rupanya Eni sudah tidak ada. Yang ada hanyalah secarik kertas menutupi kemaluanku dengan tulisan, "YOU ARE THE GREAT".

Sejak saat itu, kami selalu melakukannya secara rutin dua minggu sekali, paling lama sebulan sekali. Namun tidak melakukan di rumah tetapi kubawa ke hotel di luar kota secara berganti-ganti yang kemungkinan kecil untuk diketahui oleh orang yang kami kenal. Sampai akhirnya, kami berpisah. Aku lulus dan diterima kerja di luar kota. Eni kuliah di kota yang jauh sekali dari tempatku berada. Kalau ia membaca tulisan ini, maka ia akan bersyukur karena namanya sudah aku samarkan. Sekedar untuk mengingatkan saja ketika kami begituan, kemaluannya kujuluki TEMBEM. Dan ia menyebut kemaluanku dengan julukan TOLE

Baca Selengkapnya ....

Humor Upaya Mahasiswi Demi Suatu Kelulusan

Posted by Rena Anas 0 comment
Mahasiswi seksi berjuang apa saja untuk lulus. Kisah mahasiswi seksi yang terancam gagal lulus ujian bersedia melakukan apasaja untuk lulus dengan mendatangi rumah dosennya.
 

Baca Selengkapnya ....

Fakta Manfaat Air Dingin

Posted by Rena Anas 0 comment
Banyak yang memilih mandi dengan air hangat di pagi hari karena merasa kedinginan. Tapi selain lebih menyegarkan, mandi air dingin ternyata memiliki banyak manfaat.

Mandi air dingin akan mendinginkan pikiran Anda di pagi hari atau setelah seharian bekerja keras di kota yang panas. Selain itu, air dingin dapat membantu meningkatkan metabolisme, mencegah cedera pasca olahraga dan mengatur kadar asam urat dalam tubuh Anda.

Tak hanya itu, ada beberapa manfaat lain dari kebiasaan mandi air dingin :

1. Kesuburan pria
Perlu diketahui bahwa panas tidak baik untuk testis pria, yang artinya dapat berpotensi menurunkan jumlah sperma. Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, saatnya untuk mandi di air dingin.

2. Meningkatkan sirkulasi darah untuk menghilangkan racun
Air dingin dapat mengurangi sirkulasi darah saat pertama kali kontak dengan permukaan kulit. Tetapi pada saat yang sama otomatis mekanisme tubuh meningkatkan tekanan darah dan menargetkan jaringan. Hal ini menyebabkan darah beredar dengan dorongan ekstra, maka darah mengalir dengan semangat meningkatkan sirkulasi.

3. Meningkatkan metabolisme
Ketika Anda kedinginan tentu ingin menggunakan jaket. Begitu pula saat tubuh Anda dingin secara otomatis menghasilkan panas, membuat metabolisme bekerja lebih cepat. Saat itulah karbohidrat dan lemak dibakar untuk membuat Anda hangat.

4. Membangun kekebalan tubuh
Mandi air dingin dapat meningkatkan metabolisme, yang pada gilirannya meningkatkan panas tubuh. Oleh karena itu, mandi air dingin dapat menyegarkan sistem kekebalan tubuh dan melepaskan sel darah putih.

5. Menghindari cedera olahraga
Setelah berolahraga dan melatih otot, tubuh mulai meradang dan Anda butuh bersantai. Untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot, serat otot biasanya akan melebar dan berkontraksi, sehingga disarankan untuk mandi air dingin agar tidak menimbulkan cedera.

6. Mengurangi nyeri
Mandi air dingin dapat mengurangi nyeri kronis, mengurangi nyeri tubuh, meningkatkan kesehatan rambut, meningkatkan fungsi ginjal, mengurangi pembengkakan dan kulit edema, menyembuhkan dan mengatur sistem saraf otonomik.

Baca Selengkapnya ....

3 Cewe Rela Demo Bugil Demi Tolak Pameran

Posted by Rena Anas 0 comment
Tiga orang wanita cantik menggelar demonstrasi di depan arena pagelaran pagelaran busana Versace, Fashion Week Womenswear di Milan, Italia, Sabtu (25/2/2012).

Mereka memprotes pihak Versase karena menggunakan model-model kurus yang mengidap kelainan aneroksia. Aksi mereka dilakukan lewat cara yang ekstrim, bertelanjang dada sambil memegang plakat buatan tangan tinggi-tinggi lalu menyerukan sejumlah seruan, diantaranya, "mode=fasis."

Akan tetapi polisi Italia menahan ketiga aktivis Femen, yang juga model tersebut, ketika berupaya mendekati pintu masuk ke arena pagelaran busana Versace yang menampilkan koleksi pakaian musim gugur dan dingin 2012-2013. Seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (26/2/2012).

Rumah mode Versace menuai kontroversi, dalam pagelaran koleksi mereka sebelumnya, atas penggunaan model bertubuh sangat kurus.

Femen merupakan gerakan perempuan berbasis di Kiev, Ukraina, yang didirikan pada tahun 2008 oleh Anna Hutsol.

Organisasi ini menjadi dikenal secara internasional untuk mengorganisir protes terhadap wisatawan bertelanjang dada, lembaga pernikahan internasional, seksisme dan penyakit sosial, nasional dan internasional lainnya.





Baca Selengkapnya ....

Foto Tatto Seksi DJ Fennia Nova Risa

Posted by Rena Anas 0 comment









Baca Selengkapnya ....

15 Tips Tampil Percaya Diri untuk Wanita

Posted by Rena Anas 0 comment
Sebagian wanita merasa sulit mendapatkan kepercayaan diri. Inilah yang terkadang membuat kepribadian mereka tidak berkembang secara maksimal, dan tidak mampu bersaing dengan pria dalam kariernya.

Salah satu tanda wanita yang mempunyai kepercayaan diri rendah dan tidak bahagia, menurut penelitian di Universitas California, Amerika Serikat, yaitu mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk penampilan.

Apakah Anda ingin segera keluar dari keadaan seperti itu? Pertimbangkan 15 cara ini untuk membuat diri Anda tampil percaya diri.

1. Berhentilah melihat diri Anda di setiap kaca yang Anda lewati. Cara Anda membangun kepercayaan diri adalah dengan membangunnya dari dalam diri dan tampilkan keluar. Untuk mendapatkan gambar yang bagus dari diri sendiri adalah dengan belajar melihat dari dalam bukan dari cermin.

2. Jangan terlalu banyak meminta maaf kecuali jika Anda melakukan hal yang benar-benar fatal. Orang yang selalu minta maaf biasanya memiliki perasaan tidak aman.

3. Buatlah keputusan dan lakukanlah. Jangan terlalu banyak menganalisis karena hanya akan membuat Anda bingung mengambil sebuah tindakan. Langkah awal biasanya adalah bagian tersulit.

4. Bayangkan kesuksesan. Para ahli mengatakan bahwa kemampuan menggambarkan kesuksesan dalam menyelesaikan sebuah tugas dapat membantu dalam penyelesaian tugas tersebut.

5. Tegakkan badan. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Ohio, menegakkan badan dapat membuat Anda lebih berpikir positif tentang diri Anda sendiri.

6. Berdandanlah. Menampilkan yang terbaik dari diri Anda dapat mengatakan banyak hal terkait perasaan Anda.

7. Jangan bereaksi berlebihan terhadap suatu kesalahan. Belum tentu Anda dapat melakukan hal yang lebih baik dari orang lain.

8. Asumsikan orang seperti Anda. Banyak orang mungkin melakukan hal yang sama dan hal tersebut dapat membantu Anda untuk bersosialisasi.

9. Berbicaralah dengan orang asing kemana pun Anda pergi. Hal ini dapat membuat Anda merasa lebih baik, dan merupakan cara terbaik mengasah kemampuan bersosialisasi.

10. Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda tidak perlu menjadi yang paling cantik, yang paling pintar, atau yang paling kaya. Anda hanya perlu menjadi apa adanya diri Anda.

11. Jika seseorang memberikan pujian, terimalah dengan anggun, dan jangan pernah memberikan perdebatan atau berpura-pura berendah diri.

12. Berpikir muda. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Purdue menemukan bahwa orang yang mampu mengendalikan sifat mudanya adalah orang yang lebih mudah mendapatkan kepercayaan diri tentang kemampuannya.

13. Perhatikan tangan Anda. Jangan pernah menyilangkan tangan Anda di depan dada Anda karena orang lain akan menganggap Anda adalah orang yang tertutup dan tidak dapat diajak bersosialisasi.

16. Bersyukurlah. Ingatkan diri Anda apa yang penting, hargai apa yang Anda miliki, dan jangan lupa untuk berterima kasih kepada orang lain.

15. Gunakan kontak mata setiap kali Anda berbicara dengan orang lain. Hal ini adalah kebiasaan orang-orang yang percaya diri.

Baca Selengkapnya ....

Benda Mirip Mutiara Keluar Dari Mata Remaja Ini

Posted by Rena Anas 0 comment
Warga Cisalak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, digegerkan dengan peristiwa keluarnya puluhan butir benda mirip mutiara dari kelopak mata seorang remaja putri.

Benda tersebut keluar dari kelopak mata Tina Agustina (17) saat bangun tidur Rabu (23/5/2012) pagi tadi. Ada 37 butiran benda mirip mutiara yang keluar.

Kejadian tersebut mengejutkan Dana dan Eros, orangtua Tina. Mereka kemudian membawa Tina ke Puskesmas Cisarua. Karena keterbatasan peralatan, keluarga bersama polisi, membawa remaja berusia 17 tahun itu ke RSUD Sumedang.

Anehnya, Tina tidak merasa sakit sama sekali. Padahal, benda asing tersebut keras dan tajam.

Tina mengaku sudah merasakan ada benda aneh di matanya sejak setahun lalu. Namun, dia sama sekali dia tidak menyangka benda itu keluar, bahkan wujudnya seperti mutiara.

Sementara itu, Hilman Taufik, dokter spesialis mata RSUD Sumedang, mengaku belum bisa menyimpulkan jenis benda asing tersebut. Dokter masih meneliti benda tersebut di laboratorium.

"Tapi, secara umum kondisi mata Tina sehat," kata Hilman.

Baca Selengkapnya ....

Model Seksi Gadget Cina

Posted by Rena Anas 0 comment














Baca Selengkapnya ....

Foto Putri Indonesia 2012

Posted by Rena Anas 0 comment


Senyum Ines Putri Tjiptadi Chandra langsung mengembang. Begitulah ekspresi gadis berusia 22, perwakilan Provinsi Bali saat diumumkan terpilih menjadi Miss Indonesia 2012 dalam pemilihan Miss Indonesia di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (28/4/2012). Runner up pertama Ovi Dian Aryani Putri (19, Jatim), runner up kedua Jennifer Sumia (23, DKI Jakarta).

Ines akan mendapatkan penghargaan berupa mobil dan asuransi Rp 1 Miliar, beasiswa di London School uang tunai puluhan juta rupiah. Ines nantinya akan mewakili Indonesia dalam apang Miss World tahun 2012.


Ines gadis kelahiran Denpasar, 5 September 1989 adalah seorang atlet golf profesional peraih mendali emas dan perak 2004. Pernah menjadi juara turnamen golf Gubernur Bali Cup fan menjadi salah satu anggota tim nasional golf Indonesia.


Ines juga senang basket, renang, volley merupakan sosok yang disiplin, kerja keras dan pantang menyerah.














Baca Selengkapnya ....

Gaya Hidup Manusia Barbie

Posted by Rena Anas 0 comment
Bukan Boneka Barbie tapi emang beneran cewek imut berusia 16 tahun dari amerika serikat, lihat tuh wajahnya mirip banget dengan boneka barbie, polos imut cantik terkesan mirip boneka, buat ibu ibu yang lagi hamil bagus juga nih sering lihat wajah wajah seperti ini biar ketularan biar nular imutnya.

Langsung saja kita berkunjung ke tempat Barbie yang imut :
















Baca Selengkapnya ....

Pria selingkuh rentan kena serangan jantung!

Posted by Rena Anas 0 comment

Berdasarkan laporan Daily Mail, penelitian baru di University of Florence menemukan bahwa kematian mendadak lebih sering terjadi saat pria melakukan seks di luar pernikahannya dan pada suasana yang asing daripada saat melakukan seks dengan pasangannya di rumah.

Peneliti menemukan bahwa perselingkuhan di luar rumah berkaitan dengan risiko masalah kardiovaskular yang tinggi, termasuk serangan jantung yang fatal. Serangan jantung lebih jarang ditemui saat seorang pria melakukan hubungan seks dengan istrinya pada suasana biasa.

Meskipun mereka tidak dapat menunjukkan alasan yang jelas mengenai keterkaitan ini, namun peneliti memberikan sejumlah alasan logis, termasuk rasa bersalah dan stres yang dirasakan oleh pria terkait hubungan gelap yang ditutupinya, serta usahanya untuk memenuhi tuntutan kekasihnya yang lebih muda.

"Seks pada perselingkuhan bisa jadi berbahaya dan menyebabkan stres karena pasangan selingkuh yang biasanya lebih muda dan melibatkan minum-minum atau makan yang berlebihan," kata peneliti Dr Alessandra Fisher seperti dilansir oleh Huffington Post. "Kemungkinan besar seks yang dilakukan dengan pasangan selingkuh pada suasana dan lingkungan yang asing dapat meningkatkan tekanan darat dan detak jantung. Ini akan mengakibatkan kebutuhan oksigen yang meningkat.

Ini bukan pertama kalinya perselingkuhan dikaitkan dengan masalah jantung. Pada penelitian di bulan Januari 2012, Centers for Disease Control and Prevention menganalisa laporan kematian 5.559 orang yang diakibatkan komplikasi jantung dan menemukan bahwa 75% yang meninggal saat berhubungan seks, melakukannya pada saat berselingkuh.

Selain itu pada tahun 2009 peneliti Italia menemukan bahwa pria yang berselingkuh dalam waktu yang lama lebih rentan terkena penyakit jantung yang serius dibandingkan dengan pria lain.

Baca Selengkapnya ....

Ini efek sampingnya pakaian ketat?

Posted by Rena Anas 0 comment

Tubuh Anda yang ramping tampak indah dalam balutan jeans atau kaos ketat. Jika dipakai sesekali mungkin tidak masalah, tetapi tidak dalam jangka panjang. Tahukah Anda tentang efek pakaian ketat terhadap kulit? Berikut adalah efek pemakaian pakaian ketat terhadap kesehatan tubuh, seperti yang dilansir di Boldsky.com.

1. Sindrom paha kesemutan. 
Masalah saraf yang umum adalah Meralgia Paresthetica yang terjadi karena memakai celana terlalu ketat. Gejala: Celana Anda membuat sendi paha lengket, basah, dan kesemutan. Pencegahan: Hindari memakai celana denim yang ketat. Pilih celana dari bahan ringan yang sedikit longgar.

2. Sakit punggung: 
Mengenakan celana jins terlalu ketat dapat menekan otot punggung dan menimbulkan rasa sakit. Gejala: Ketika duduk, Anda merasa celana Anda sangat menekan pinggang dan menyebabkan rasa kesemutan di daerah tersebut. Pencegahan: Bila Anda memilih celana jins, pastikan celana itu tidak menekan pinggang Anda saat posisi menjongkok.

3. Pusing. 
Sering memakai pakaian ketat dapat menyebabkan masalah pernapasan, berkeringat, dan pingsan. Gejala: Rasa tidak nyaman, sesak nafas, sakit kepala, dan pandangan sedikit kabur. Pencegahan: Jika Anda merasa tidak dapat bernapas dengan pakaian tersebut, silahkan segera membuangnya. Jangan pernah memakai kemeja yang hampir mencekik leher Anda.

4. Mulas dan sakit perut. 
Pakaian ketat menekan perut dan menyebabkan rasa sakit. Ini juga menyebabkan surutnya asam yang berakibat timbulnya rasa panas yang parah. Bahkan, celana ketat itu dapat mengurangi aktivitas pencernaan Anda. Gejala: rasa sakit di bawah pinggang.
Pencegahan: membuka kancing celana Anda. Minum air dan mengenakan pakaian yang longgar. Anda boleh kok memakai pakaian ketat untuk memamerkan lekuk tubuh nan indah. Tetapi, jangan terlalu sering menggunakan pakaian ketat yang malah mengganggu ruang gerak Anda saat bekerja

Baca Selengkapnya ....

Manusia bajing pecahkan rekor terjun tanpa parasut

Posted by Rena Anas 0 comment
Pria Inggris ini memang betul-betul nekat. Mengenakan pakain khusus mirip sayap bajing, Gary Connery, 42 tahun, berhasil memecahkan rekor dunia terjun tanpa parasut. Dia mendarat tanpa halangan selepas terjun dari helikopter di ketinggian 730 meter.

Aksi nekat ini dia lakukan di wilayah Oxfordhire, Inggris, seperti dilansir BBC, Rabu (23/5). Dia mengenakan pakaian khusus bernama wingsuit.  Dia sempat melayang dengan kecepatan 120 kilometer per jam. Setelah beberapa menit, akhirnya Connery mendarat tepat di tumpukan kardus yang telah disediakan sebelumnya.

Tindakan Connery terhitung nekat. Wingsuit memang bukan teknologi baru. Namun selama ini, penggunanya harus memakai parasut agar aman mendarat. Pakaian yang didesain mirip sayap bajing atau kelelawar itu hanya memudahkan penerjun mengendalikan dirinya saat di udara.

Sebetulnya pada aksi kemarin Connery dibekali parasut untuk situasi darurat. Namun, karena merasa aman, dia tidak menggunakannya sama sekali.

Ayah dua anak ini mengaku harus berlatih selama beberapa pekan agar pendaratannya tidak meleset. "Pendaratannya benar-benar mulus, dan saya lega perhitungan saya cocok," ujar Connery. Bila dia gagal jatuh di tumpukan kardus, tentu saja nyawa jadi taruhan.

Sejatinya, aksi nekat ini hendak dilaksanakan bulan lalu, namun cuaca buruk di dataran Inggris membuat idenya memecahkan rekor dunia ditunda.

Connery sehari-hari bekerja sebagai pemeran pengganti. Pria ini pernah terlibat di film "Harry Potter" dan seri James Bonds "Die Another Day". Terjun payung ekstrim merupakan salah satu hobinya setelah keluar dari Angkatan Udara Inggris. Selama ini, dia telah 880 kali terjun bebas dari beragam ketinggian.

Saking ketagihan dengan aksi berbahaya, dia mengaku sedang mempersiapkan pemecahan rekor lain. "Pengalaman kali ini sungguh mengesankan. Saya bersiap untuk aksi menantang selanjutnya," kata Connery.

Baca Selengkapnya ....

Abu jenazah bisa jadi perhiasan

Posted by Rena Anas 0 comment
Saat keluarga terdekat meninggal, wajar bila kita merasa sedih. Kini, bila ingin selalu mengenang mendiang, ada cara selain ziarah kubur. Produsen permata asal Swiss, Algordanza, menawarkan jasa menyulap abu jenazah jadi perhiasan.

Situs CNN melaporkan, Kamis (24/5), saat ini baru cabang Algordanza di Hong Kong yang memberikan penawaran itu. Sang kepala cabang, Scott Fong, mengaku jasa ini sedang digemari karena biaya pemakaman makin mahal. 

Harga permata kenangan ini bervariasi, tergantung kualitas permatanya. Untuk seperempat karat, paling murah USD 3 ribu. Paling mahal, yaitu dua karat mencapai USD 37 ribu. Biaya ini jelas bersaing dengan jasa pemakaman biasa yang bisa mencapai USD 200 ribu, tergantung pilihan peti mati dan area pemakaman.

Ide bisnis nyeleneh ini didapatkan Fong usai ngobrol dengan salah satu pengrajin permata di kantor. "Dia bilang abu jenazah bisa diubah jadi permata. Dia juga menilai ada peluang bagi bisnis seperti ini," ujar dia.

Bagaimana cara mengubah abu jenazah jadi permata? Rupanya perusahaan ini bakal mengirim abu keluarga anda ke kantor pusat di Swiss untuk dilebur dan diolah sehingga hanya tersisa grafit. Baru kemudian dicampur dengan bahan lain menjadi permata.

Fong menyatakan ide bisnis ini awalnya ditentang banyak pihak, termasuk ayahnya. "Dia bilang dalam budaya Cina, saya seharusnya sudah dipenggal karena berani menawarkan ide kurang ajar seperti ini," kata Fong.

Namun perlahan-lahan, banyak pihak bisa menerima, karena konsepnya sama saja seperti ziarah kubur. Bahkan, dia mengaku keuntungan Algordanza cabang Hong Kong meningkat dua kali lipat sejak jasa ini ditawarkan pada 2008.

Salah satu konsumen, Eva Wu, mengaku punya alasan lain mengapa dia mengabadikan abu putranya dalam bentuk permata. Sang anak kesayangan Cornald, meninggal tahun lalu karena kanker.

"Semasa hidup, Cornald selalu dekat dengan saya. Mengabadikan dia dalam permata ini membuat saya merasa dia tetap dekat," kata Eva.

Baca Selengkapnya ....

Puluhan gadis seksi tebar pesona di Bundaran HI

Posted by Rena Anas 0 comment
 
Puluhan gadis seksi yang merupakan model majalah Popular tebar pesona di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Mereka kompak mengenakan hot pants, dan kaos ketat merah. Tak lupa high heels menambah daya tarik para model majalah dewasa ini.

Para gadis ini merayakan HUT majalah Popular. Mereka tampak ceria dan mengumbar senyum. Para model cantik ini pun meminta maaf pada warga Jakarta jika aksinya mengganggu lalu lintas.

"Really sorry untuk macet yang ditimbulkannya ya kawan-kawan," tulis twitter Popular Magazine, Kamis (24/5).

Aksi ini dimulai sekitar pukul 15.30 WIB. Hingga pukul 16.00 WIB, para gadis seksi ini masih tebar pesona di Bundaran HI. Tak urung, para pengguna jalan melambatkan laju kendaraan mereka untuk melihat aksi ini. Sebagian mengambil foto para model popular.

Baca Selengkapnya ....

Pakaian dalam ini bisa dimakan!

Posted by Rena Anas 0 comment
 
Ingin membuat hubungan seks Anda lebih mengasyikkan? Anda bisa menambahkan 'mainan' baru berupa pakaian dalam yang bisa dimakan ini! 

Seperti dilansir oleh Times of India, pakaian dalam yang bisa dimakan ini bisa memiliki bermacam-macam bentuk dan ukuran. Ada pakaian dalam yang berbentuk bikini, thong untuk wanita dan pria, serta bra dan celana dalam. 

Tak hanya itu, pakaian dalam yang terbuat dari butiran permen ini juga memiliki banyak varian rasa dan warna. Jika Anda menyukai pakaian dalam berwarna merah, Anda bisa mencoba pakaian dalam rasa stroberi. Jika Anda menyukai warna hitam, maka Anda bisa mencoba pakaian dalam rasa blackberry. Tersedia juga celana dalam warna-warni yang terbuat dari permen aneka rasa. 

Jika Anda ingin mencoba yang lain daripada yang lain, Anda bisa menambahkan krim kocok sebelum menikmati pakaian dalam Anda. Anda bisa memilih berbagai macam rasa seperti mangga, leci, stroberi, cokelat, madu, dan lainnya. 

Apakah Anda pecinta marshmallow? Jangan khawatir, tersedia juga variasi pakaian dalam dengan tempelan marshmallow warna-warni yang sungguh menggoda. 

Tak yakin di mana mendapatkan pakaian dalam yang bisa dimakan ini? Anda bisa membuatnya sendiri! Anda hanya harus sangat terampil dalah hal menjahit, dan memiliki banyak permen atau mashmallow. Caranya mudah, cukup sambungkan permen-permen atau marshmallow yang Anda punya dengan benang. Bentuklah menjadi pakaian dalam. 

Hmm, bisa Anda bayangkan sensasi memakai pakaian dalam dari permen ini? Bagaimana, Anda ingin mencobanya?

Baca Selengkapnya ....

Berita Kematian Justin Bieber Mengguncang Twitter

Posted by Rena Anas 0 comment
Berita mengenai kematian Justin Bieber mengguncang Twitter. Namun, setelah ditelusuri ternyata ini adalah satu dari keisengan Tweeps yang sebelumnya juga menimpa penyanyi Rolling Stones, Mick Jagger, yang juga pernah dikabarkan meninggal dunia melalui Twitter.

Namun, ini ternyata hanya akal-akalan dari para Tweeps di Twitter. Hingga pukul 12.20 WIB, RIP Justin Bieber masih menduduki puncak disusul #Replace1DLyricsWithPunch, #LeeCooperQuiz1, #TRAXMagz, Really Inspiring Person, Phillip Phillips, American Idol, Jessica Sanchez, Tulus, dan The King.

Sejumlah tweeps menulis, kemungkinan hal ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak suka dengan kesuksesan penyanyi yang naik daun setelah ditemukan lewat YouTube.

"why is RIP Justin Bieber trending right now? some of y'all haters take your hating way too far?Lil Crazed @LilCrazedKiD.
(mengapa RIP Justin Bieber menjadi trending sekarang? Kalian benar-benar membenci terlalu dalam)," demikian tulis pemilik akun bernama 

Trending topic ini untuk wilayah Indonesia.
RIP Justin Bieber
#Replace1DLyricsWithPunch
#LeeCooperQuiz1
Really Inspiring Person
#TRAXMagz
Phillip Phillips
American Idol
Jessica Sanchez
MIB 3
Tulus
Gak bego nyod! Itumah udah dari tadi RT : Lah TTI nomer satu RIP justin bieber? Gasalah?-_-
RT : "RIP Justin Bieber" RIP = Really Inspiring Person. 
Aprovecho el RIP Justin Bieber para mandar a chingar a su madre a los de 
RIP Justin Bieber , especially me ;P
Bill Harrigan   Inglis Gina Rinehart RIP Justin Bieber Phillip Phillips Question Time If Harry
Trending topic indonesia yang pertama adalah RIP JUSTIN BIEBER? mungkin Really Inspiring Person JUSTIN BIEBER !
RIP Justin Bieber это как RIP Guf, только с Джастином Бибером? Что это вообще делает в российских трендах?
When 'RIP Justin Bieber' finally happens, I wont bieblieve it ;): When 'RIP Justin Bieber' finally happens, I wo...
RIP Justin Bieber? jajajajajaajajajajaj por fin lo hicieroooon! Me da risa, pero ya no es tan gracioso que maten gente -.-''
 
 
 
 
 
sumber : http://www.tribunnews.com/2012/05/24/penyanyi-justin-bieber-meninggal-dunia#

Baca Selengkapnya ....
Close Gambar Di Bawah Dengan klik